Sabtu, 11 Mei 2013

Ku harus merelakanmu..

Hari berlalu..ketika waktu berjalan dengan cepat. Aku tahu aku tak dapat kembali. Aku tak dapat mengulang kembali semua kejadian yang pernah ku alami. Aku tahu aku harus melangkah. Namun apakah aku harus melakukannya? Apakah aku benar-benar harus melakukannya?


Aku tak mengerti mengapa semua ini harus terjadi. Ketika pengabaianmu benar-benar tertuju padaku. Ketika kau tak lagi peduli denganku. Mungkin sepatah katapun tak pernah terucap di bibir kita. Namun aku merasakannya. Kau menginginkanku untuk pergi, untuk menjauh dari duniamu. Sejalan dengan waktu, aku akan melakukannya. Pergi dan menjauh darimu. Termasuk merelakanmu..

-Anindha Hatma Heka R-

Menatapmu kembali dengan cara seperti ini..

Melihatnya kembali seperti melihat matahari yang bersinar cerah. Senyum dan gerak-geriknya begitu ku rindukan. Lama tak melihat wajah yang slalu ku nanti ini, benar-benar membuatku semakin mengaguminya. Aku tak tahu sampai kapan aku bisa melihatnya tersenyum seperti ini. Aku tak tahu sampai kapan aku harus menahan debar jantungku ketika melihatnya kembali. Dan aku tak tahu sampai kapan aku harus bertahan duduk disini untuk bisa melihatnya sepuas hati.
Karna sebentar lagi aku takkan bisa melihatnya kembali tersenyum dengan cara seperti ini..


-Anindha Hatma Heka R-

Kelabu

Gelap mennyelimuti hariku. Membayangkan parasmupun tak mampu merubahnya. Semuanya gelap. Hatiku, hariku dan pikiranku. Mengapa?


Hariku menjadi kelabu ketika dirimu tak seperti dulu lagi. Ketika kau mulai mengacuhkanku. Ketika kau mulai melihat sosok lain. Dan ketika kau benar-benar tak menginginkanku. Mungkin aku memang tidak pernah berarti, hanya seoseorang yang lewat begitu saja di depan matamu. Tapi, bagiku? Kau adalah penyemangatku. Penyemangat di setiap detik yang ku jalani.Namun kini semua sudah berubah. Mungkin inilah saatnya aku untuk melupakanmu.



-Anindha Hatma Heka R-

Sabtu, 04 Mei 2013

Someday {}





  
 


a little dreaming



 

 




Persimpangan jalan..



 

Aku menunggumu di persimpangan jalan ini. Jalan yang selalu mempertemukanku dengan dirimu. Indah senyummu yang slalu ku nanti, membuatku slalu ingin menunggumu di jalan ini. Aku slalu menunggumu disini agar kita dapat pergi bersama-sama. Menikmati indahnya hari hanya berdua. Namun, apakah gerangan kau menyadarinya?

-Anindha Hatma Heka R-

Sabtu, 11 Mei 2013

Ku harus merelakanmu..

Hari berlalu..ketika waktu berjalan dengan cepat. Aku tahu aku tak dapat kembali. Aku tak dapat mengulang kembali semua kejadian yang pernah ku alami. Aku tahu aku harus melangkah. Namun apakah aku harus melakukannya? Apakah aku benar-benar harus melakukannya?


Aku tak mengerti mengapa semua ini harus terjadi. Ketika pengabaianmu benar-benar tertuju padaku. Ketika kau tak lagi peduli denganku. Mungkin sepatah katapun tak pernah terucap di bibir kita. Namun aku merasakannya. Kau menginginkanku untuk pergi, untuk menjauh dari duniamu. Sejalan dengan waktu, aku akan melakukannya. Pergi dan menjauh darimu. Termasuk merelakanmu..

-Anindha Hatma Heka R-

Menatapmu kembali dengan cara seperti ini..

Melihatnya kembali seperti melihat matahari yang bersinar cerah. Senyum dan gerak-geriknya begitu ku rindukan. Lama tak melihat wajah yang slalu ku nanti ini, benar-benar membuatku semakin mengaguminya. Aku tak tahu sampai kapan aku bisa melihatnya tersenyum seperti ini. Aku tak tahu sampai kapan aku harus menahan debar jantungku ketika melihatnya kembali. Dan aku tak tahu sampai kapan aku harus bertahan duduk disini untuk bisa melihatnya sepuas hati.
Karna sebentar lagi aku takkan bisa melihatnya kembali tersenyum dengan cara seperti ini..


-Anindha Hatma Heka R-

Kelabu

Gelap mennyelimuti hariku. Membayangkan parasmupun tak mampu merubahnya. Semuanya gelap. Hatiku, hariku dan pikiranku. Mengapa?


Hariku menjadi kelabu ketika dirimu tak seperti dulu lagi. Ketika kau mulai mengacuhkanku. Ketika kau mulai melihat sosok lain. Dan ketika kau benar-benar tak menginginkanku. Mungkin aku memang tidak pernah berarti, hanya seoseorang yang lewat begitu saja di depan matamu. Tapi, bagiku? Kau adalah penyemangatku. Penyemangat di setiap detik yang ku jalani.Namun kini semua sudah berubah. Mungkin inilah saatnya aku untuk melupakanmu.



-Anindha Hatma Heka R-

Sabtu, 04 Mei 2013

Someday {}





  
 


a little dreaming



 

 




Persimpangan jalan..



 

Aku menunggumu di persimpangan jalan ini. Jalan yang selalu mempertemukanku dengan dirimu. Indah senyummu yang slalu ku nanti, membuatku slalu ingin menunggumu di jalan ini. Aku slalu menunggumu disini agar kita dapat pergi bersama-sama. Menikmati indahnya hari hanya berdua. Namun, apakah gerangan kau menyadarinya?

-Anindha Hatma Heka R-