Sejak sore hari ini, kota Blitar di guyur hujan ringan. Hujan yang tak ada hentinya untuk membasahi Bumi Bung Karno ini.
Jalan-jalanpun
terlihat licin dan basah tak terkecuali jalan di blok rumahku. Air terdengar
berdecik menyirami bunga dan tanaman-tanaman di halaman yang tak terlalu luas
untuk sebuah perumahan.
Aku yang berniat untuk menghirup udara segar sabtu malam ini pun ku urungkan. Ku alihkan niatku itu degan menonton acara televisi, film bahkan bermain game di laptop ayahku ini hingga larut malam. Namun tak kunjung membuatku merasa fresh.
Pukul 23:23 aku mulai menuliskan ini di bloger.Hingga aku,teringat sebuah lagu milik utopia. Hujan.Selamat malam
Utopia -Hujan
Rinai hujan basahi akuTemani sepi yang mengendap
Kala aku mengingatmu
Dan semua saat manis itu
Segala seperti mimpi
Kujalani hidup sendiri
Andai waktu berganti
Aku tetap tak ’kan berubah
Aku selalu bahagia
Saat hujan turun
Karna aku dapat mengenangmu
Untukku sendiri
Selalu ada cerita
Tersimpan dihatiku
Tentang kau dan hujan
Tentang cinta kita
Yang mengalir seperti air
Aku bisa tersenyum
Sepanjang hari
Karna hujan pernah menahanmu disini
Untukku